Webinar Pakan Seri #3
Rabu, 24 September 2025 BPTU-HPT Denpasar telah sukses menyelenggarakan Webinar Pakan bersama Direktorat Pakan Ditjen PKH dengan judul "Hijauan Berkelanjutan Berbasis Inovasi: Pemanfaatan Jerami Jagung untuk Pakan Sapi Potong".
Tujuan pelaksanaan webinar ini untuk memberikan pemahaman dan solusi terkait pentingnya kualitas pakan dalam meningkatkan produktivitas peternakan, memberikan wawasan terbaru mengenai inovasi pakan ternak berbasis lokal yang dapat meningkatkan efisiensi dan hasil peternakan, dan Membangun jaringan antar peternak dan praktisi untuk saling berbagi pengalaman dan solusi dalam pengelolaan pakan ternak. Webinar ini diikuti oleh 776 orang peserta yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk peternak, akademisi, serta masyarakat umum yang memiliki minat dalam bidang peternakan.
Webinar ini dibuka lansung oleh Direktur Pakan Ir. Tri Melasari, S.Pt., M.Si dan menghadirkan narasumber ahli yang telah berpengalaman di bidang pakan ternak yakni Prof. Dr. Ir. Jasmal A. Syamsu, M.Si., IPU. dari Fakultas Peternakan Universitas Hassanuddin Makasar.
Webinar dimulai pada pukul 09.00 WiB berjalan dengan lancar serta antusias yang tinggi dari para peserta saat diberikan kesempatan untuk mengikuti diskusi, dan tanya jawab secara interaktif. Peserta juga aktif dalam mengajukan berbagai pertanyaan terkait praktik terbaik dalam pemilihan pakan yang dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak mereka. Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin semakin menguat dan menginspirasi langkah nyata di lapangan demi ketahanan pangan bangsa Indonesia
Webinar ditutup dengan kesimpulan yang menegaskan pentingnya keberlanjutan dalam pengelolaan pakan ternak, serta perlunya inovasi dan kolaborasi antara peternak, akademisi, dan pihak terkait lainnya untuk menciptakan solusi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pihak BPTU-HPT Denpasar mengucapkan terima kasih kepada semua narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan peternakan di Indonesia.