BPTU-HPT Denpasar Terima Kunjungan BRMP Ruminansia Besar Tahun 2026

BPTU-HPT Denpasar Terima Kunjungan BRMP Ruminansia Besar dalam Upaya Mendukung Peningkatan Kualitas SDGH Sapi Bali
 
Jembrana, 26 Juli 2026 – Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Denpasar menerima kunjungan dari Balai Perakitan dan Pengujian (BRMP) Ruminansia Besar dalam rangka memperkuat sinergi dan mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH) Sapi Bali.
 
Kunjungan yang dilaksanakan di Breeding Center Pulukan, BPTU-HPT Denpasar, pada Minggu (26/7), dipimpin langsung oleh Kepala BRMP Ruminansia Besar, Dr. drh. Dicky M. Dikman, M.Phil., didampingi Kepala Kelompok Substansi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian BRMP Bali, drh. I Putu Agus Kertawirawan, M.Si. Rombongan disambut oleh Kepala BPTU-HPT Denpasar, drh. I Gusti Putu Ngurah Raka, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, drh. Made Rahayu Kusumadewi, M.Si., beserta jajaran.
 
Kegiatan diawali dengan diskusi dan koordinasi terkait upaya pengembangan serta peningkatan kualitas Sumber Daya Genetik Hewan Sapi Bali sebagai salah satu plasma nutfah unggulan nasional yang memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan peternakan Indonesia. Pertemuan berlangsung dalam suasana komunikatif dan konstruktif, dengan berbagai masukan serta pertukaran informasi yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarunit kerja dalam mendukung program pengembangan ternak nasional.
 
Selain kegiatan diskusi, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke area Breeding Center Pulukan untuk melihat berbagai sarana dan prasarana pendukung kegiatan pembibitan serta pengelolaan ternak Sapi Bali. Selama pelaksanaan kunjungan, seluruh peserta menerapkan prosedur biosekuriti yang berlaku sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kesehatan ternak dan keamanan lingkungan peternakan.
 
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BPTU-HPT Denpasar dan BRMP Ruminansia Besar dalam mendukung pelestarian, pengembangan, dan peningkatan mutu genetik Sapi Bali, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan sektor peternakan nasional.