BPTU-HPT Denpasar Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Ayam Petelur Tahun 2026 di Provinsi Bali

Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Ayam Petelur Tahun 2026, Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Denpasar menyelenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Ayam Petelur Tahun 2026 di Provinsi Bali pada Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Utama Balai Besar Modernisasi Pertanian Bali.
 
Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, Balai Besar Modernisasi Pertanian Bali, Kepala BPTU-HPT Denpasar, serta para Penyuluh Pertanian yang akan terlibat dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Dalam sambutannya, Kepala BPTU-HPT Denpasar menyampaikan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan ayam petelur. Beliau menjelaskan bahwa pada Tahun 2026, BPTU-HPT Denpasar mendapat amanah untuk melaksanakan kegiatan pengembangan ayam petelur di dua provinsi, yaitu Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Bali, masing-masing sebanyak 15 kelompok penerima manfaat.
 
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan koordinasi lintas sektor guna mendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Besar Modernisasi Pertanian Bali yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan sosialisasi ini seluruh petugas memperoleh pemahaman yang menyeluruh terkait mekanisme pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, dapat terbangun komitmen bersama serta kerja sama yang kuat antar pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program di lapangan.
 
Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Pengembangan Ayam Petelur BPTU-HPT Denpasar memaparkan materi mengenai persyaratan, tahapan, serta alur pelaksanaan kegiatan. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, dan berbagai hal teknis yang perlu disinergikan selama pelaksanaan program.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh petugas pelaksana memiliki pemahaman yang sama terkait pelaksanaan program, sehingga terjalin sinergi yang kuat dalam mendukung keberhasilan Kegiatan Pengembangan Ayam Petelur Tahun 2026 di Provinsi Bali serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengembangan sektor peternakan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.