BPTU-HPT Denpasar Gelar Pertemuan Uji Performans Sapi Bali Tahun 2026
Jembrana, 19 Agustus 2026 – Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Denpasar menyelenggarakan Pertemuan Uji Performans BPTU-HPT Denpasar Tahun 2026 di Aula BPTU-HPT Denpasar Breeding Center Pulukan, Rabu (19/8). Kegiatan mengangkat tema “Tantangan Peningkatan Mutu Genetik Sapi Bali Menuju Swasembada Pangan melalui Uji Performans” dan diikuti secara luring maupun daring.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BPTU-HPT Denpasar, drh. I Gusti Putu Ngurah Raka, serta menghadirkan Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Dr. Ir. Hary Suhada, S.Pt., M.Sc., IPU., secara daring sebagai keynote speaker. Turut hadir sebagai narasumber Prof. Dr. agr. Ir. Sigit Prastowo, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng., Guru Besar Universitas Sebelas Maret, serta Okie Hakiki, S.Pt., praktisi di bidang peternakan khususnya Sapi Bali.
Pertemuan diikuti oleh 204 peserta secara daring serta berbagai pemangku kepentingan secara luring, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, Unit Pelaksana Teknis bidang peternakan, pelaku usaha, peternak, pegawai BPTU-HPT Denpasar, hingga perwakilan instansi terkait dari berbagai daerah.
Dalam pertemuan tersebut dibahas pentingnya uji performans sebagai salah satu kegiatan pokok dalam pembibitan dan peningkatan mutu genetik Sapi Bali. Hasil uji performans BPTU-HPT Denpasar periode 2023–2025 menunjukkan adanya penurunan pada beberapa kelompok umur, sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh faktor genetik, lingkungan, maupun interaksi keduanya, khususnya pada fase pascasapih.
Diskusi juga menegaskan bahwa Sapi Bali memiliki keunggulan biologis dan potensi peningkatan mutu genetik yang perlu dijaga melalui seleksi yang terukur dan berkelanjutan. Penggunaan pejantan unggul (elite bull), peningkatan kualitas data, penguatan penerapan seleksi dan inseminasi buatan, serta pembinaan dan pendampingan kepada peternak menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.
Berdasarkan arahan, pemaparan narasumber, diskusi, dan masukan peserta, pertemuan menyepakati pentingnya penguatan evaluasi fenotip, peningkatan akurasi data, serta pemanfaatan potensi Sapi Bali sesuai karakteristik wilayah pengembangannya. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keunggulan genetik Sapi Bali sekaligus meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pengembangannya.
Melalui Pertemuan Uji Performans Tahun 2026, BPTU-HPT Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam peningkatan mutu genetik Sapi Bali. Tindak lanjut yang konsisten, kolaborasi, dan sinergi seluruh pihak menjadi bagian penting untuk terus meningkatkan kuantitas sekaligus mutu genetik Sapi Bali. Dengan semangat bersama, Sapi Bali diharapkan tetap menjadi sumber daya genetik unggulan yang mampu mendukung peningkatan produktivitas ternak dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.