Rapat Koordinasi PHMS dan Kick Off Vaksinasi PMK di Provinsi Bali

Kepala BPTU-HPT Denpasar ikuti Rapat Koordinasi Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dan Kick Off Vaksinasi PMK
Rapat Koordinasi Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dilaksanakan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali pada hari Rabu, 15 Januari 2025. Kepala BPTU-HPT Denpasar Dr. Hary Suhada, S.Pt., M.Sc didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Ketua Tim Kerja Pelayanan Teknis turut hadir dalam kegiatan Rapat Koordinasi PHMS.
Rapat Koordinasi dilaksanakan dalam upaya mengantisipasi penyebaran Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) di Provinsi Bali. Rapat yang dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Dalam kegiatan ini juga turut hadir Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Dr.drh. Agung Suganda,.M.Si didampingi oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan yang merupakan Penanggung Jawab kegiatan Pengendalian PMK di Provinsi Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT.
Diundang pula pihak terkait dalam upaya penanggulangan PHMS yakni Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar, Kasiter Karem 163/Wirasatya, Dirbinmas Polda Bali, Kepala Balai Karantina Pertanian, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Bali, Ketua Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia Bali, Ketua Asosiasi Pelaku Usaha Sapi Potong Antar Pulau, Ketua Gabungan Usaha Peternakan Babi Indonesia Cabang Bali dan seluruh Kepala Dinas yang membidangi fungsi peternakan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menyampaikan telah dilaksanakan berbagai upaya kegiatan pencegahan dan akan terus digencarkan kegiatan vaksinasi di Provinsi Bali. Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian bahwa penanggulangan PMK ini dapat dicegah dengan pelaksanaan vaksinasi secara berkala pada ternak.
Selain pelaksanaan vaksinasi perlu juga dilaksanakan kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada peternak terkait penyakit hewan dan pentingnya vaksinasi bagi ternak. Tidak lupa, Direktur Peternakan dan Kesehatan Hewan juga mengingatkan kepada pihak-pihak yang turut serta dalam proses pengiriman ternak untuk tetap mematuhi syarat pengiriman ternak guna kegiatan pencegahan. Beliau berharap agar Provinsi Bali tetap mempertahankan zero case kasus penyakit ternak.
Pada hari yang sama dilanjutkan dengan kegiatan Kick Off Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku yang berlokasi di Sentra Ternak Sapi Sobangan Kabupaten Badung, Bali. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, S.Sos., M.Si menyambut langsung kedatangan Direktur Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama jajarannya. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung memaparkan terkait pelaksanaan penanganan penyakit PMK dan kegiatan vaksinasi pada tahun 2022 serta rencana kegiatan vaksinasi PMK di Kabupaten Badung.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam kesempatan ini juga menekankan agar kegiatan vaksinasi dapat dilaksanakan serentak dan berkelanjutan. Kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi ternak juga perlu ditingkatkan dengan melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi kepada peternak. Beliau juga mengingatkan untuk selalu menjaga kemurnian ternak sapi bali guna tetap menjaga plasma nutfah Indonesia.